APDESI Luwu Gelar Talk Show Dorong Pemdes Pulihkan PEN

  • Whatsapp

LUWU — Talk Show dengan dengan tema “Mendorong Kreatifitas Pemerintah Desa Dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) digelar Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Luwu di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Barambing, Desa Buntu Kunyi Kecamatan Suli, Sabtu (20/3/2021).

Ketua APDESI Luwu, Andi Muhammad Arfan Basmin menjelaskan bahwa Kegiatan Talk Show ini merupakan salah satu agenda rangkaian kegiatan pelaksanaan Rapat Kerja APDESI Luwu

Bacaan Lainnya

“Mendorong akselerasi PEN, menjadi pemicu APDESI Luwu menggelar Talk Show ini agar guna melahirkan, mendorong dan meningkatkan kreatifitas dalam ekonomi desa,”  katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua MPO Pemuda Pancasila Luwu yang juga Ketua KNPI Sulsel, mengawali Talk Show dengan memberikan pandangan-pandangan terkait bagaimana mendorong kreatifitas pemerintah desa

Saat ini Kabupaten Luwu ini memiliki 207 Desa, tentu sebagai pemerintah desa kita memiliki sekurang-kurangnya 5 Aset, yakni aset Infrastruktur, aset finansial, aset sosial, aset sumber daya alam dan aset sumber daya manusia.

“Saya yakin dan percaya PEN  bisa segera terwujud, tentu dengan koordinasi, membimbing, mendorong dan bergerak bersama memastikan perekonomian di Luwu ini bisa makin hari makin baik,” ucap H. A Muhammad Arham Basmin

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Erny Veronica Maramba melanjutkan materi kedua dengan memberikan gambaran upaya Kejaksaan Negeri Luwu melakukan upaya Pemulihan Ekonomi Nasional dengan pendampingan Kecamatan Binaan

“Mengenai PEN ini kenapa dimunculkan oleh pemerintah pusat karena kondisi pandemic Covid-19, yang telah mempengaruhi perekonomian disemua wilayah termasuk di Kabupaten Luwu.

PEN merupakan kerja prioritas pemerintah pusat yang harus dilakukan mulai dari pusat hingga ke pemerintah desa.

“Wujud dari pada pembinaan ini, berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Luwu kita melaksanakan Pekan UMKM pada 16-22 September 2020 lalu, supaya mendorong agar ada geliat kegiatan ekonomi yang ada di IKM Barambing. Nah, kaitannya dengan kreatifitas pemerintah desa dalam PEN, hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan dana desa yang bisa dikelola secara mandiri,” ujar Erny.

“Termasuk melakukan padat karya tunai desa, yang tak kalah penting juga adalah optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Badan Usaha milik desa bersama untuk membantu perekonomian masyarakat di desa,” tambahnya.

Sementara itu, Influencer, Creative Peanur sekaligus Owner BEDA BAIK, Rijal Djamal menjelaskan ada tiga hal yang perlu dilakukan untuk pengembangan kreatifitas atau mendorong kreatifitas pemerintah desa

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala DPMD, H Bustan, Ketua APDESI Sulsel, Sri Rahayu Usmi, Para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Luwu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *