Babak Baru! Mahasiswa (Skorsing) VS Petinggi UNCP di Sidang Perdana

PALOPO | KATASATU.co.id – Sebagai bentuk kekecewaan dan aksi protesnya kepada petinggi Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), puluhan mahasiswa kembali menggelar aksi solidaritas di perempatan Lampu Lalu Lintas, Jl. Dr. Ratulangi, Sabtu (7/3/2020).

Sambil membakar ban dan teatrikal, aksi lanjutan tersebut, dilatar belakangi, sanksi skorsing pihak kampus, yang dilayangkan kepada 17 mahasiswanya beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Jendral Lapangan (Jendlap) Muhammad Egar, dalam orasinya, sangat menyayangkan keputusan skorsing. Menurutnya, keputusan rektorat dianggap menciderai amanat UUD 1945 tetang pendidikan.

“Sesuai pasal 31 ayat 1, dimana setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan,” teriak Egar.

Lanjut, dirinya menegaskan bahwa, pihak kampus diduga telah melakukan pembungkaman demokrasi, sesuai UU No.9 tahun 1998, tentang penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara.

“Baik secara lisan, tulisan, bebas dan bertanggungjawab dimuka umum. Keputuan itu sudah menjadi dasar, bahwa petinggi kampus, terbukti menyalahi UU,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada tanggal 26 Februari 2020, mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Palopo, untuk meneruskan salinan tuntutan ke LLDikti Wilayah IX Sulawesi dan meminta, Kemenristekdikti mengaudit secara internal UNCP.

Tak hanya itu, meminta keduanya menarik surat skorsing, dan melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dan mendapat pendampingan tim kuasa Hukum, dari Law Firm REI Associates.

Diketahui, Kamis 12 Maret 2020, mendatang, digelar sidang perdana, terkait gugatan perkara skorsing di PN Palopo. Dalam sidangnya, para mahasiswa siap di dampingi sejumlah lembaga. (mr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *