Bupati Serahkan LKPj Tahun 2020 ke DPRD Luwu

  • Whatsapp

LUWU — DPRD Kabupaten Luwu menggelar sidang paripurna DPRD dengan agenda pandangan Umum fraksi-fraksi terhadap 3 jenis Ranperda dan penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban akhir tahun anggaran 2020 Bupati dalam Rapat paripurna, Rabu (14/04/2021).

Dalam pembacaan pandangan fraksi terhadap Ranperda tentang Pencegahan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika, serta 2 jenis ranperda inisiatif DPRD yakni Ranperda tentang Pengolahan Persampahan dan Kurikulum Muatan Lokal Sejarah dan Budaya Luwu, seluruh fraksi menyatakan menyetujui Ranperda tersebut untuk diproses ke tahap selanjutnya.

Bacaan Lainnya

Terkait penyampaian nota pengantar LKPJ akhir tahun anggaran 2020 Bupati, Basmin Mattayang dalam pidatonya mengungkapkan sepanjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita di tahun 2020, secara umum dapat berjalan baik, dengan situasi yang kondusif, dan semakin terkoordinasinya kegiatan di seluruh lini pemerintahan.

“Meskipun terdapat beberapa hambatan dan tantangan, namun dapat dilalui secara bersama-sama, dan hal ini menunjukkan bahwa sinergitas, kepedulian dan kerjasama dalam penyelenggaran pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan upaya pemberdayaan masyarakat dan penumbuhan kesadaran kepada masyarakat mendapatkan apresiasi dan penghargaan yang membanggakan dari pemerintah,” ungkap Basmin.

Basmin melanjutkan dengan melaporkan kinerja keuangan daerah yang meliputi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah tahun 2020. Pendapatan daerah pada tahun 2020 dapat tercapai Rp1.423.330.763.340,71 dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.452.458.851.988,00 dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar Rp1.465.199.783.762.

Pendapatan asli daerah, realisasi penerimaan tahun 2020 mencapai Rp123.071.792.156,00 atau 109,30 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp112.603.499.146,00 dibandingkan realisasi tahun 2019 sebesar Rp113.751.202.491 terjadi peningkatan sebesar Rp9.320.589.665 atau 8,19 persen.

Kemudian untuk dana perimbangan, realisasinya mencapai Rp941.735.488.375,00 atau 99,17 persen dari target sebesar Rp949.583.544.714,00 dibandingkan tahun sebelumnya realisasi sebesar Rp1.043.484.276.331. adapun lain – lain pendapatan yang sah mencapai Rp358.523.482.809,62 atau 91,87 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp390.271.808.128,00.

Terkait pelaksanaan anggaran dari sisi belanja daerah, sampai dengan tahun anggaran 2020 telah telah direalisasikan sebesar Rp1.419.052.219.784,00 atau 95.27 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.489.442.077.948,00 dibandingkan dengan realisasi belanja tahun anggaran 2019 sebesar Rp1.447.446.224.421,00. Selanjutnya pembiayaan daerah pada tahun anggaran 2020 mencakup penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah. Realisasi terhadap pembiayaan netto adalah sebesar Rp35.460.276.306,51 atau 95,88 persen dari target anggaran sebesar Rp36.983.225.960,00

“Syukur alhamdulillah, pemerintah kabupaten luwu telah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu, dan saat ini sementara dilaksanakan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan sebagai sebuah mekanisme dalam manajemen keuangan pemerintah daerah,” pungkas Bupati. (*)

Pos terkait

Comment