Cegah COVID-19, Masjid Raya JIC Batasi Kegiatan Keagamaan

Jakarta Islamic Center (JIC) (dok.Istimewa)

JAKARTA | KATASATU.co.id – Menindaklanjuti intruksi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Pihak Manajemen dan Sekretariat Jakarta Islamic Centre (JIC), menghentikan sementara sejumlah aktivitas keagamaan diluar jadwal Salat

Penghentian tersebut berdasarkan hasil rapat, yang mulai diberlakukan sejak hari ini, 16 hingga 28 Maret 2020 mendatang. Hal tersebut diungkapkan langsung Kepala Bagian Umum Badan Manajemen dan Sekretariat JIC.

Bacaan Lainnya

“Selain kegiatan keagamaan, aktivitas latihan beladiri, komunitas sepeda, baris berbaris, wisata religi dan lainnya, kami non aktifkan dulu, hingga ada pengumuman lebih lanjut,” ujar Sofyan Jamaluddin, Senin (16/3/2020) siang tadi.

Sofyan menambahkan, yang diperbolehkan masuk ke kompleks JIC untuk sementara hanya para karyawan JIC, MUI, DMI, orang yang hendak sholat lima waktu dan salat jumat.

“Untuk masuk, wajib melewati pendeteksian suhu tubuh, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat JIC Ahmad Juhandi menjelaskan, sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial tentunya rentan terhadap penularan Covid-19 karena merupakan tempat pertemuan dalam jumlah banyak.

“Saya mendoakan semoga Virus ini segera bisa dicegah tidak menyebar lebih luas lagi dan kondisinya bisa menjadi lebih kondusif,” tutupnya.

Diketahui aktivitas yang mengalami penundaan yakni Kultum Dhuhur, Kajian Ahad Dhuha, MT Bina Muslimah, MT Bina Rohani, MT IPHI, MT Salimah, Majelis Istighotsah (MAIS), Majelis Dzikir Senin Pagi, Khotmul Qur’an dan Kajian Tafsir Al-Qur’an Odoj, Khotmul Qur’an MAIS, Majelis Pemuda dan Remaja (Madaris JIC),KBM TKQ dan MD JIC serta Kajian Inspirasi Muslimah. (Mr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.