Diapresiasi Sekda Palopo USAID MADANI Sukses Gelar Diskusi “Collaborative Governance”

PALOPO — Diseminasi program MADANI yang dirangkaikan dengan diskusi membangun tata kelola pemerintahan yang kolaboratif “Collaborative Governance” digelar lembaga pembangunan Amerika Serikat “United States Agency for International Development” (USAID), di Aula Bappeda, Kamis (27/8/2020) pagi

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah, mengapresisasi serta mendukung penuh kegiatan sosialasi dan program dari USAID, demi memajukan kota Palopo, melalui pemberdayaan Ormas-ormas yang tersebar di “Kota Jasa” julukan Kota Palopo.

Bacaan Lainnya

Menurut mantan kepala Bappeda itu bahwa, Pemerintah Kota (Pemkot) juga telah melakukan beberapa program terkait pengelolaan sampah.

“Salah satunya dengan mendirikan program Bank Sampah Unit Mappacing bekerjasama dengan Pegadaian. Bank sampah di sekolah-sekolah serta didukung Perda terkait pengelolaan sampah,” kata Firmanza DP sembari membuka resmi kegiatan.

Sementara itu, dijelaskan FC MADANI, Rahman Dako jika program MADANI yang disosialisasikan oleh USAID, merupakan upaya peningkatan kapasitas Ormas lokal, agar dapat lebih mandiri dan bekerjasama dengan Pemda. Kegiatannya akan difokuskan di kota melalui LSM, Organisasi kepemudaan, keagamaan dan organisasi lainnya.

“Tujuan dari kegiatan ini, adalah mensosialisasikan program kami yakni Madani. Menanggapi minat dari Pemkot Palopo, untuk membangun kerjasama. Karena kita fokus ke masyarakat sipil, maka kami memilih YBS Palopo yang juga merupakan lembaga tertua dan berhasil lolos setelah melalui proses seleksi ketat sebagai mitra kerja, untuk selanjutnya mengajak yang lembaga lainnya untuk bergabung,” ujar Rahman Dako.

Hadir sebagai narasumber yakni, Sekretaris Daerah, Firmanza DP, Plt Kepala Bappeda, Hj Raodahtul Jannah, FC MADANI, Rahman Dako, Aktivis Non Government Organisation (NGO) Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo, Abdul Malik Saleh dan Wakil Dekan Hukum Unanda, Abdul Rahman Nur.

Selain itu, juga melibatkan peserta dari Lingkungan Lembaga Pemerhati Lingkungan (LPL) Gabungan Anak Rimba Nusantara (Garis) Indonesia, Kota Tanpa Kumuh (KoTaKu), Dinas Lingkungan Hidup, Pospera, Pemuda Muhamadiyah dan lainnya.

Selain berlangsung secara Offline, kegiatan tersebut juga digelar secara Online melalui via Virtual (Zoom Meeting). (Mr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.