Ishak Idris Terima SK Ketua DPW FPI Kota Palopo di Aula Masjid Agung

Ustadz Ishak Idris Ketua FPI Kota Palopo (songkok putih bertuliskan FPI) saat menerima SK dari Habib Faizal Zeen Al Habsyi Imam Daerah FPI Provinsi Sulawesi Selatan Sabtu, 8 Februari 2020, di Aula Masjid Agung Luwu - Palopo. (foto : dedy)

PALOPO. Ketua serta jajaran penguru Front Pembela Islam (FPI) telah lengkap, itu dibuktikan setelah masing-masing ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) menerima Surat Keputusan (SK) di Aula Masjid Agung-Luwu Kota Palopo. Sabtu, 08 Februari 2020.

Penyerahan SK kepada empat ketua DPW Se Luwu Raya itu diserahkan langsung oleh Habib Faizal Zeen Al Habsyi Imam Daerah FPI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Serah terima SK tersebut adalah hasil dari Musyawarahkan Wilayah (Muswil) pada tanggal 23 September 2019.

Bacaan Lainnya

Masing-masing ketua DPW yang menerima SK, yakni, Ustadz Haswad selaku Ketua FPI Luwu, Ishak Idris Ketua FPI Kota Palopo, Ustadz Arman Ketua FPI Luwu Utara dan Ustadz Abdul Rauf Ladewang Ketua FPI Luwu Timur.

Saat menggelar audiens bersama ketua MUI Palopo KH. Syarifuddin Daud sangat merespon dengan baik pengurus FPI, dan berpesan bahwa, oramas apapun itu, termasuk FPI agar senantiasa menjunjung tinggi niali kearifan lokal dan menjaga sikap toleransi serta kerukunan umat beragama dalam bingkai ke utuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI.

“Disini kita mengenal budaya tudang sipulung. Jadi jika ada informasi atau permasalahan, mari kita duduk bersama dulu, bermusyawarah dengan semua pihak terkait termasuk Muspida dan para Pemuka Agama. Jangan langsung bertindak karena semua punya aturan hukum,” kata KH. Syarifuddin Daud

Sementara itu, Habib Faizal Zeen Al Habsyi mengungkapkan hal yang senada, bahwa menurutnya FPI, hadir sebagai pencerah, perekat dan pemersatu umat.

“Tegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, berikan pencerahan melalui dakwah yang disertai dengan perbuatan yang tidak bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku,” tuturnya

“ Sinergitas Ormas dan Pemerintah, Khususnya Aparat Keamanan diperlukan dalam kerja-kerja Amar Makruf Nahi Munkar, agar daerah kita dapat bebas dari kemaksiatan, dengan begitu akan selalu mendapatkan keberkahan dari Sang Maha Pencipta, dan semoga selalu terlindungi dari bala bencanaNya,” pungkasnya.

(Rls/Dedy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *