Jelang Natal 2023, Lapas Palopo Usulkan 56 WBP Untuk Dapat Remisi

Kalapas Kelas II A, Erwan Prasetyo bersama insan media, diruang Kantor Lapas Palopo, jalan Dr. Ratulangi, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa 5 Desember 2023. Foto: Fatmawati

KATASATU.co.id, Palopo – Jelang Hari Raya Natal Tahun 2023, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo usulkan 56 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendapatkan remisi hari Raya Natal.

Hal ini disampaikan Kalapas Kelas II A, Erwan Prasetyo didampingi KKPLP Syamsul Bahri, saat gelar acara silaturahmi bersama insan media, di Kantor Lapas Palopo, jalan Dr. Ratulangi, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa 5 Desember 2023.

Bacaan Lainnya

“ Kami mengusulkan 56 orang WBP yang mana 9 orang yang tidak memenuhi syarat melakukan pelanggaran tata tertib di lapas Palopo dan ada yang berstatus sebagai Residivis,” ujar Erwan Prasetyo.

Foto bersama insan media, di Kantor Lapas Palopo, jalan Dr. Ratulangi, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa 5 Desember 2023. Foto: Ist

Erwan Prasetyo menjelaskan, pengurangan masa tahanan tersebut diberikan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. Pasal 1 angka 6 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (PP nomor 32 tahun1999) dan Pasal 1 angka 3 Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat (“Permenkumham 3  tahun 2018”).

“ Untuk syarat-syarat pemberian remisi kepada WBP antara lain tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir, terhitung sebelum tanggal pemberian Remisi,”

Tak hanya itu, Lapas Palopo kini menampung sebanyak 900 warga binaan dan telah melampaui over kapasitas.

“Sudah over kapasitas 900 warga binaan lapas Palopo. Harusnya kapasitasnya itu 395 warga binaan, namun pihaknya terus berupaya untuk menjaga kondusifitas di Lapas Palopo,” ungkapnya.

“Upaya yang dilakukan untuk menjaga kondisi di lapas Palopo dengan melakukan pendekatan secara persuasif dan memberikan aturan atau tata tertib kepada warga binaan, sehingga lembaga permasyarakatan kelas IIA Palopo menjadi kondusifitas selama ini,” pungkas Kalapas Kelas II A, Erwan Prasetyo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *