Karya Bakti, Pabung Luwu Utara Bersama DLH Tanam 1000 Bibit Mangrove

Pabung Luwu Utara Kapten CBA Marten Luter. R saat hadiri karya bakti penanaman 1000 bibit pohon mangrove di Pantai Seta-seta, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Sabtu 02 Desember 2023. Foto: Ist

KATASATU.co.id – Perwira Penghubung (Pabung) Luwu Utara Kapten CBA Marten Luter. R, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Utara dan Palang Merah Indonesia (PMI), laksanakan karya bakti penanaman 1000 bibit pohon mangrove di Pantai Seta-seta, Desa Poreang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sekira pukul 08.00 Wita, Sabtu 02 Desember 2023.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani, Pabung Luwu Utara Kapten CBA Marten Luter. R, Kabid Dinas Lingkungan Hidup Luwu Utara Misno, Camat Tana Lili Andi Suryanti, Danpos Kecamatan Tana Lili Pelda Joko, Kapolsek Bone-Bone AKP I Made Untung Sunantara.

Bacaan Lainnya

Hadir juga Kapus Tana Lili Dewi Rosiana, Kades Poreang Hasmuddin, bersama Staf Kantor Desa, Personel Koramil 1403-12 Bone-Bone dan Polsek Bone-Bone 12 orang, Tokoh Masyarakat H. Musallang, anggota PMR dari SMK Tana Lili 30 orang, serta Karang Taruna Desa Poreang 10 orang.

Menurut Kapten CBA Marten Luter. R, lokasi tersebut menjadi pilihan karya bakti, karena Pantai Seta-seta merupakan salah satu dinasti wisata yang selama ini ramai di kunjungi masyarakat, namun mulai terkikis ombak laut akibat kurangnya pohon mangrove sebagai pencegah abrasi.

“Melalui penanaman mangrove ini, diharapakan bisa mencegah abrasi di Pantai Seta-seta, apalagi Pantai Seta-seta merupakan salah satu tempat wisata yang ramai di kunjungi oleh masyarakat, jadi kita harus menjaganya bersama-sama,” ujarnya.

Melalui kesempatan itu juga, Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani mengimbau masyarakat pesisir pantai, agar memperhatikan dan merawat tanaman mangrove, seperti memasang penyangga dan pengikat.

“Tanaman bibit mangrove susah tumbuh karna dimakan tiram dan digoncang ombak dan gelombang laut, biasa ditanam 100 pohon yang peluang hidup paling sedikit 10 pohon, makanya hari ini Pabung  Luwu Utara mempratekan contoh cara menanam, di patok, diikat dan dipasang jaring penahan kecepatan ombak,  ini akan dipantau terus oleh masyarakat di bawa pengawasan Kepala Desa bersama Babinsa Poreang,” katanya.

“Terima kasih kepada, TNI, POLRI, Pemerintah Kecamatan Tanah Lili dan Desa Poreang, Dinas Lingkungan hidup dan PMI, Karang taruna,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *