Polda Metro Jaya Resmi Tetapkan Firli Bahuri Tersangka Kasus Dugaan Pemerasaan

(Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat umum penetapan tersangka Firli Bahuri di Polda Metro Jaya, Jakarta. Rabu 22 November 2023. Foto : tangkapan layar video youtube)

KATASATU.co.id–Proses hukum yang berjalan selama kurang lebih dua bulan, akhirnya tim penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya menetapkan Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan, dan penerimaan gratifikasi, hadiah, atau janji dalam pengusutan korupsi yang diduga dilakukan Menteri Pertanian Syahrul Yasi Limpo (SYL) di Kementerian Pertanian (Kementan) 2020-2023.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, yang dikutip dari situs news.detik.com mengatakan, bahwa, penetapan tersangka tersebut dilakukan dalam gelar perkara Polda Metro Jaya, sekira puul 19.00 WIB. Rabu 22 November 2023.

Bacaan Lainnya

“Selanjutnya, berdasarkan fakta-fakta penyidikan maka pada hari Rabu hari ini 22 November 2023 sekira pukul 19.00 bertempat di ruang gelar perkara Ditreskrimsus dilaksanakan gelar perkara dengan hasil ditemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Saudara FB selaku ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya,” kata Ade Safri Simanjuntak, seperti yang dilansir dari situs news.detik.com. Rabu 22 November 2023

Firli Bahuri yang  diketahui menjabat sebagai Ketua KPK RI tersebut, dijerat dengan Pasal 12e atau 12B atau pasal 11 Undang-undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 KUHP.

Sebelumnya , Firli Bahuri diketahui, terkait kasus yang menjeratnya diadukan ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023 yang lalu, melalui Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi,  terkait adanya dugaan pemerasan yang kuat dugaannya dilakukan oleh pimpinan KPK RI dalam penanganan perkara di Kementan tahun 2021.

Atas pengaduan masyarakat tersebut, pihak kepolisian Polda Metro Jaya selanjutnya melakukan serangkaian penyelidikan, dengan melakukan klarifikasi dan pengumpulan alat bukti, kemudian dilanjutkan gelar perkara, dimana kasus tersebut naik ke tahap penyidikan pada Jumat 6 Oktober 2023.

Dalam kasus ini, puluhan saksi diperiksa sejak kasus tersebut naik ke tahap penyidikan, termasuk Firli Bahuri, bahkan juga mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Selain Itu, ada Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, ajudan Firli Bahuri, Kevin Egananta, Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo, hingga saksi ahli mantan pimpinan KPK RI Saut Situmorang dan Mochammad Jasin.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *