Relawan Ajak Ibu-Ibu Pengungsi Buat Keset dari Pakaian Bekas

Relawan bersama para ibu-ibu pengungsi korban banjir dan tanah longsor Luwu Utara saat mengikuti pelatihan membat keset dari pakaian bekas

LUWU UTARA — Ide kreatif dilakukan relawan korban dampak banjir bandang dan tanah longsor Luwu Utara.

Salah satunya dengan memanfaatkan pakaian bekas untuk disulap menjadi keset.

Bacaan Lainnya

Fatmawati salah seorang relawan mengadakan pelatihan dengan mengajak serta para pengungsi Desa Meli, Baebunta.

“Pada intinya pelatihan ini kita lakukan, selain mengalihkan perhatian juga untuk memudarkan rasa trauma mereka atas bencana yang terjadi beberapa waktu lalu,” katanya, Kamis (6/8/2020).

Dirinya berharap, dengan pelatihan ini, dapat membawa susasana baru di posko, dimana para korban tidak lagi terbayang akan kejadian tersebut.

“Harapannya ketika ibu-ibu para pengungsi nanti kembali ke rumah masing-masing dan hunian tetap agar kerajinan ini bisa dilanjutkan karena ada nilai ekonomi di dalamnya untuk membantu penghasilan keluarga,” harapnya.

Sementara itu, salah satu warga pengungsian posko Desa Meli mengungkapkan bahwa dirinya terus motivasi untuk mengikuti pelatihan.

“Keset yang telah jadi kita akan jual melalui media sosial, serta uang hasil penjualan akan diberikan secara penuh kepada warga atau kelompok yang membuat kerajinan keset ini,” ungkap Hastuti

Diketahui bahwa warga di pengungsian memanfaatkan pakaian bekas tidak layak pakai untuk dibuat keset. (Ab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.