Tebas Rekannya Sendiri, Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Unanda Terancam 15 Tahun Penjara

Pelaku pembunuhan dalam aksi tawuran, saat diamankan ke Mako Polres Palopo

PALOPO — Kasus pembunuhan yang menewaskan Muh Imam gazali (20) yang merupakan mahasiswa Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, berhasil diungkap Polres Palopo. Pelakunya Fernando Fergiawan (26) yang tidak lain adalah rekan korban sendiri.

Unit Resmob, Unit Pidum, dan tim Jatanras Polres Palopo dipimpin Kasat Reskrim, AKP. Andi Aris Abu Bakar, berhasil meringkus pelaku dirumahnya, di Jl. Batara sekitar pukul 14.00 Wita, Sabtu (27/6/2020).

Bacaan Lainnya

“Pasca kejadian, kami melakukan serangkaian penyelidikan. Alhasil pelaku utama pembunuan, mengarah kepada Fernando, yang tidak lain adalah rekannya sendiri,” kata AKP. Andi Aris Abu Bakar.

Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui bahwa rekannya tersebut, merupakan korban salah sasaran dalam aksi kebrutalannya.

“Saat kejadian, pelaku melihat temannya berinisial P sedang bergulat dengan korban, dari situ pelaku langsung menebas korban dengan sebilah parang, dia (pelaku) mengira korban lawannya,” ujar Kasat.

Usai melakukan aksinya, pelaku menyembunyikan barang bukti berupa sebilah parang di SD yang berdekatan dengan lokasi tawuran.

“Akibat kejadian tersebut, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP, dengan ancaman maksimal lima belas tahun kurungan penjara,” ungkapnya.

Sebelumnya korban saat itu minta diantar untuk membeli rokok sekitar pukul 24.55 Wita menggunakan motor mngarah ke Jalan Rusa. Ketika melintas, korban bersama temannya dikejar oleh dua orang berboncengan yang menggunakan sepeda motor Honda Scopy warna putih.

Di tengah pengejaran, korban minta diturunkan di Jembatan Lapender. Setelah korban turun, saksi menuju ke Jalan Batara dan memberitahukan kepada teman lainnya bahwa dia dikejar pemuda jl. Rusa. Puluhan pemuda langsung menyerang dengan berjalan kaki sambil membawa senjata tajam.

Setibanya di lokasi, kelompok pemuda tersebut melihat korban telah tergeletak di Jalan dekat Jl. Rusa. Korban sempat dilarikan ke RS. Bintang laut, hasil pemeriksaan korban mengalami luka terbuka 20 cm pada bagian perut belakang. Namun akhirnya nyawa korban tidak sempat tertolong. (Fatma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *