Wali Kota Palopo Tegaskan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

PALOPO — Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan penanganan Covid-19 dan persiapan pelaksanaan hari raya Iduadha 1441 H/2020 M, dihadiri langsung Wali Kota Palopo, HM. Judas Amir.

Kegiatan yang turut menghadirkan jajaran pimpinan Perangkat Daerah, jajaran Asisten, Kepala Puskesmas, Camat dan Lurah itu, digelar di Lap Indoor Saokotae, Kota Palopo Minggu (19/7/2020).

Bacaan Lainnya

Disampaikan Wali Kota, pencapaian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo dalam menangani Covid-19 selama dua bulan lalu, sempat terhenti namun saat ini hampir tiap hari timbul kasus.

“Kita kumpul disini untuk mendegar langsung pendapat untuk rencana kedepan, agar masyarakat terhindar dari ancaman Covid-19, yang tentunya menjadi kewajiban bersama,” kata Judas.

Kepada para Lurah melalui RT/RW, wajib selalu mengawasi warga yang baru datang dari luar daerah, meski yang bersangkutan mengalami riwayat penyakit atau sedang dalam terserang penyakit.

“Perwal sudah dibuat, dan berlaku untuk seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, jika tidak, akan diberi sanksi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wali Kota Palopo, terkait pelaksanaan Iduladha, kepada seluruh pengurus Masjid, wajib memberlakukan penggunaan masker, termasuk mengimbau jamaah untuk berwudu dirumah masing-masing.

Mewakili RS. Swasta, dr Herman berharap adanya kolaborasi antara Pemkot dan RS Swasta dalam penyelesaian Covid-19, salah satunya dengan penyelenggaraan rapid tes.

“Sebisa mungkin, agar para tenaga medis di setiap RS. Swasta mendapat pelatihan pengambilan swab, dan juga jika data yang diberikan kepada tim gugus mengenai pasien yang diserahkan kepada lurah agar bisa ditindaklanjuti agar dapat terus diawasi,” harapnya.

Hal senada, diungkapkan dr. Thamrin Djufri, yakni memperketat dan mempertegas pengawasan protokol kesehatan, termasuk pemberian sanksi bagi yang melanggar. (Rls/Ft)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.