Tidak hanya itu AKBP H.Muh.Yusuf Usman, juga menjelaskan terkait dengan berbagai macam potensi ancaman, yang mungkin terjadi dalam Wilayah Kota Palopo, selama perayaan Natal, dan menyambut pergantian tahun 2021-2022.
“Jangan merasa tidak pernah terjadi terjadi apa-apa selama Ops Nataru, tetap waspada. Untuk pengamanan tempat ibadah ada 101 Gereja, yang diantaranya ada 10 gereja yang jadi prioritas, pengamanan secara ketat. Kita harus siaga, tentukan cara bertindak sesuai dengan SOP, dengan memeriksa ruang, barang, manusia, sebelum maupun sesudah pelaksanaan kegiatan Ibadah,” jelasnya.
Untuk itu Kapolres Palopo AKBP. H.Muh Yusuf Usman, menyampaikan kepada personel yang akan melaksanakan pengamanan di pos-pos pelayanan maupun pengamanan, serta di rumah ibadah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, dengan memberikan imbauan kepada masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes), dengan pendekatan yang humanis.

















