Wakili Dandim 1403 Palopo, Danramil Wara Dampingi Pj Walikota Sidak Pasar Andi Tadda

Danramil Wara Dampingi Pj Walikota saat Sidak di Pasar Andi Tadda, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Kamis 30 November 2023. Foto: Fatmawati

KATASATU.co.id, Palopo – Jaga stabilitas stok dan keterjangkauan harga di Kota Palopo, Danramil 1403-06 Wara Kapten Inf Agus Purwono mewakili Dandim 1403 Palopo damping Pj Walikota Palopo Asrul Sani melakukan inspeksi mendadak (sidak), di Pasar Andi Tadda, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Kamis 30 November 2023.

Menurut Danramil 1403-06 Wara Kapten Inf Agus Purwono mengatakan, sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

Bacaan Lainnya

“ Kami melakukan sidak pasar untuk memantau pergerakan kenaikan harga dan ketersediaan semua bahan pokok,” ujar Kapten Inf Agus Purwono.

Dari hasil pemantauan, Kapten Inf Agus Purwono mengatakan, ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, di antaranya cabe, dimana harga cabe sudah mencapai Rp. 85 ribu per kilogram, yang sebelumnya berkisar Rp. 60 ribu per kilogram.

“ Kenaikan Cabai menyebabkan biaya transportasinya biaya, dimana diambil oleh pedagang dari Kabupaten Jeneponto kemudian dibawa ke Makassar baru didistribusikan ke kota palopo

Sementara itu, Pj Walikota Palopo Asrul Sani akan melakukan langkah-langkah untuk menekan naiknya harga komoditas.

“Kita akan lakukan langkah untuk menekan ini. Khususnya cabe ini, kita akan buat kerjasama dengan daerah penghasil cabe, utamanya yang terdekat dari sini, daerah kita, seperti Kab. Wajo dan Enrekang”, ujarnya.

“Saya sudah sampaikan tadi dengan Kabag Ekonomi, coba jajaki daerah penghasil cabe untuk bisa kita lakukan kerjasama, sehingga nanti para pedagang bisa mengambil cabe dari daerah daerah yang dekat dengan kita sehingga biaya distribusi bisa berkurang dan harga cabe bisa kita tekan,” sambungnya.

Selain itu, Dalam kunjungan pemantuan harga komoditas di Pasar Andi Tadda, Pj. Wali Kota Palopo juga menerima keluhan dari sejumlah pedagang.

” Pasar Andi Tadda terancam sudah tidak akan berfungsi karena banyaknya lods yang tidak difungsikan dan kurangnya pembeli yang masuk kepasar, karena lebih memilih berbelanja di pasar tumpah, atau di tempat pelelangan ikan (TPI) yang berada di Kecamatan Wara Timur,” kata salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal tersebut, Pj. Walikota Palopo, mengatakan, akan ditindaklanjuti dan segera mungkin melakukan diskusi dengan forum asosiasi pedagang.

” Ini yang akan kita diskusikan bersama forum pedagang pasar nantinya dan beberapa pedagang akan kita undang untuk berdiskusi, kita mau serap aspirasi dari mereka dulu,” kata Asrul Sani Pj. Walikota Palopo.

“ Setelah kita serap aspirasi baru kita akan ambil kebijakan strategis. apakah para pedagang di pasar tumpah nantinya kita tertibkan lalu kita pindahkan ke sini atau kebijakan apa yang akan kita ambil, nanti setelah diskusi,” tutup Asrul Sani.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *