Tahapan Kampanye, Bawaslu Palopo Gelar Apel Siaga Pemilu 2024

Ketua Bawaslu Palopo Khaerana saat pimpin apel siaga pemilu 2024, di depan Sekretariat Bawaslu Palopo, Kelurahan Ammasangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel, Senin 4 Desember 2023. Foto: Ist

KATASATU.co.id, Palopo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota palopo gelar apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024, di depan Sekretariat Bawaslu Palopo, Kelurahan Ammasangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel, Senin 4 Desember 2023.

Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua Bawaslu Palopo Khaerana, dihadiri Dandim 1403 Palopo Kapten Arm Kabit Bintoro Priyambodo diwakili Kasdim 1403 Palopo Mayor Arm Syafaruddin, perwakilan Polres Palopo, Pimpinan Bawaslu Kota Palopo Divisi P3S (Widianto Hendra), Kepala Sekretariat Bawaslu Palopo, beserta seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Palopo.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya sebagai ketua Bawaslu Kota palopo, Khaerana mengatakan tahapan kampanye merupakan tahapan paling krusial untuk dilakukan pengawasan.

“Tahapan ini paling rentan terjadi pelanggaran, sehingga harus dilakukan pengawasan dengan baik dan memastikan dim pelaksanannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Khaerana juga mengimbau kepada seluruh jajaran Bawaslu sampai pada tingkatan PKD menjalankan fungsinya dengan baik sebagai pengawas Pemilu.

“Kita harus menjalankan fungsi pengawas Pemilu dengan baik. Baik fungsi pencegahan, fungsi pengawasan serta fungsi penindakan dan penyelesaian sengketa proses Pemilu. Sebagai satu-satunya lembaga yang secara atributif diberikan kewenangan untuk melakukan pengawasan Pemilu,” tegasnya.

Di samping itu ia juga menyampaikan bahwa proses pengawasan kampanye, semua pihak harus diawasi dengan baik sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Kita tetap fokuskan pengawasan di ruang publik, khususnya pada saat rapat umum, pertemuan terbatas, pertemun tatap muka maupun kegiatan kampanye lainnya,” jelasnya.

Lebih jauh ia juga meminta untuk mengidentifikasi temuan pelanggaran pada tahapan kampanye. Ia berharap agar pengawas pemilu tidak tebang pilih dalam menangani pelanggaran Pemilu.

“Kita dapat mengidentifikasi dan melaporkan terkait pelanggaran kampanye, baik pemasangan APK maupun pada saat pembagian bahan kampanye. Tentunya harapan semua pihak dan sudah menjadi kewjiban kita untuk tidak pandang bulu dalam menangani pelanggaran kampanye,” katanya.

Di akhir amanatnya, Khaerana meminta agar seluruh jajaran Pengawas Pemilu dapat memaksimalkan peran pengawasan dengan memanfaatkan teknologi yang dapat mencegah pelanggaran di media sosial.

“Manfaatkan teknologi yang ada untuk memaksimalkan pengawasan khususnya kampanye melalui media sosial, kita pantau akun-akun yang berpotensi menyebarkan isu-isu hoaks, ujaran kebencian (hate speech) atau pun black Campaign (kampanye hitam),” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *